Overland to Flores Part I : Komodo National Park

by - 9:33 AM


#Terima kasih yang telah menggerakkan saya menulis. Semoga bermanfaat :)

Pulau Nusa Nipa atau lebih dikenal dengan sebutan Flores adalah bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yang sedang hits karena keindahannya. Sejak salah satu partner pergi berlibur setahun lalu dan pulang dengan membawa segudang cerita tentang keindahannya lengkap dengan foto + album Ivan Nestorman (musisi lagu-lagu Flores) saya janji sama diri saya sendiri, saya harus kesana. Saya tepati janji itu sekitar sebulan yang lalu.

Niatnya memang backpacker-an. Sebelum berangkat, beberapa rekomendasi dari teman dan google menyarankan untuk naik bus malam terusan Surabaya - Sumbawa biar nggak ribet. Tapi saya pikir, akan lebih seru dan tidak membosankan kalau bisa berhenti diberbagai tempat, jadi saya pilih estafet.

Surabaya - Labuan Bajo 

Minggu, tanggal 24 Agustus 2014 saya berangkat dari Surabaya dengan bus malam menuju Banyuwangi turun di Pelabuhan Ketapang (optional : bus malam jurusan Denpasar / Kereta Api jurusan Denpasar). Berangkat kira-kira jam 21.00 WIB, berhenti di daerah Situbondo untuk istirahat makan malam, dan sampai di Pelabuhan Ketapang dini hari sekitar jam 02.00 WIB. Kapal Ferry rute Ketapang - Gilimanuk tersedia hampir setiap jam. Kapal saya berangkat tepat pada jam 03.00 WIB dan sampai di Gilimanuk jam 05.00 WITA. Selamat datang di Bali. Siapkan KTP, karena keluar dari Pelabuhan Gilimanuk akan ada pemeriksaan identitas.

Dari Pelabuhan Gilimanuk, saya harus melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Padang Bai (dari ujung barat ke ujung timur Pulau Bali). Cukup berjalan kaki sekitar 10 menit dari pelabuhan, saya tiba di Terminal Gilimanuk. Sayangnya, saya terlalu pagi untuk menemukan bus rute - Gilimanuk Padang Bai (langsung). Alternatifnya, saya harus ke Terminal Ubung Denpasar dengan bus mini (sekitar 5 jam perjalanan), lalu estafet dari Ubung ke Padang Bai (1,5-2jam). Lapaaaar saya, makan siang dulu di warung sekitar terminal sambil mengumpulkan informasi untuk perjalanan selanjutnya. Jam 11.55 WITA saya sudah siap menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai (Bali) menuju ke Lembar (Lombok) dengan kapal Ferry selama 4 jam (kapal juga available hampir setiap jam).

Akhirnyaaaa, setelah 4 jam mati gaya diatas kapal, sampai juga di Pulau Lombok. Beruntung ada 2 teman (Firman & Andhika) yang baru saja turun dari Gunung Rinjani akan ikut menemani perjalanan saya ke Labuan Bajo. Kami bertemu di pelabuhan dan langsung melanjutkan perjalanan ke pelabuhan selanjutnya. Pak Selamet, guru sekaligus partner kami yang baik hati mengantarkan kami dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Khayangan (2,5jam).

Thankyou, Pak Selamet! : Kami berempat menuju Pelabuhan Khayangan.

Kira-kira jam 19.00 WITA kami tiba di Pelabuhan Khayangan (Lombok) dan siap menyeberang ke Pelabuhan Pototano (Sumbawa). Sejauh ini, kapal penyeberangan selalu ada setiap jam. Kami bertiga berpisah dengan Pak Selamet di pelabuhan Khayangan. Beristirahat sejenak, kemudian siap menyeberang pada jam 19.30 WITA, watu tempuhnya 1,5 jam. Selama penyeberangan, lagi-lagi kami mengumpulkan informasi rute dan transportasi menuju Labuan Bajo yang paling mudah. Tiba di Pelabuhan Pototano jam 21.00 WITA, sudah cukup malam dan sulit menemukan bus ke Sumbawa Besar pada malam hari. Kami memutuskan untuk ikut dengan salah satu travel lokal dari Pototano menuju terminal Sumbawa Besar, masih 2 jam lagi perjalanan untuk sampai di terminal.

(Optional : Bus malam dari Mataram - Sumbawa Besar/Bima).


Hari semakin larut, pukul 23.00 WITA kami tiba di Sumbawa Besar. Terminal disana sudah sangat sepi dan gelap, kami kehabisan bus. Kantor petugas terminal juga sudah tutup, bahkan toilet umum pun tutup. Beruntung ada beberapa warung kopi diseberang terminal yang buka hingga dini hari. Ibu pemilik warung dan beberapa pengunjung warung menginformasikan bahwa bus ke Bima tercepat akan tiba di Sumbawa Besar sekitar jam 02.00 WITA dini hari. Ya sudahlah, sambil menunggu sambil beristirahat toh kami bertiga juga sudah capek. 


Tips :
Hati-hati dengan calo bus di terminal. Memahami rute dan kisaran harga adalah bekal penting saat bepergian ala backpacker. Kami bertiga sempat ditawari beberapa opsi bus malam dan bus pertama yang berangkat subuh. Tentu saja, harganya jauh lebih mahal dari patokan harga acuan kami. Calo tidak akan menyerah dengan sekali penolakan. Hehehe. Lalu, bis umum di terminal Sumbawa Besar bentuknya sama seperti mini bus (bus bumel) di Jawa. Harganya murah tapi sering berhenti (ngetem), jadi lebih lama sampai di Bima. Bis yang lebih cepat adalah bis malam (bis besar), biasanya ber-AC dan harganya lebih mahal, tapi juga pasti lebih cepat sampai.



6 jam dari Sumbawa Besar menuju Bima
Bus besar terakhir yang kami tunggu terlambat, berangkat dari Sumbawa Besar pukul 04.30 WITA. Kami cukup kaget ternyata bus sudah penuh dengan bapak-bapak bersorban dan berpakaian jubah (apalagi cuma ada 2 perempuan termasuk saya dalam bus). Saya duduk di bangku paling depan dengan mbak-mbak disebelah supir. Perjalanan 6 jam dengan laju bus yang lumayan kencang dan jalan penuh tikungan. Membunuh waktu, saya ngobrol dengan penumpang disamping saya. Namanya Nisrina, mahasiswa STT Telkom yang pergi bersama satu lagi temannya, Moga. Ternyata kami sama-sama bertujuan ke Labuan Bajo. Dengan pertimbangan  cost dan lain sebagainya, kami sepakat untuk share trip bersama. Hemat beeb .. Hehehe.

Kami berlima akhirnya sampai di Bima, NTB. Bus kami stop sampai di terminal dan dilanjutkan dengan bus kecil ke Pelabuhan Sape (2jam). Pemandangannya bagus, membuat kami sedikit melupakan rasa capek selama perjalanan. Informasi terakhir dari google, kapal Ferry dari Sape - Labuan Bajo hanya ada sekali sehari dengan keberangkatan jam 09.00 WITA pagi. Misalnya memang harus stay  di pelabuhan malam ini tidak begitu masalah buat kami. Jam13.30 kami sampai di Sape.



Menyenangkan sekali, ternyata sejak bulan Juli 2014 kapal penyeberangan Sape-Labuan Bajo beroperasi 2x sehari (jam 09.00 WITA dan jam 16.00 WITA), jadi bisa langsung berangkat tanpa harus bermalam di pelabuhan. Kapal baru diberangkatkan jam 19.00 WITA, lama perjalanannya 7 jam. benar-benar kesempatan untuk tidur. Dini hari (jam 02.00 WITA) kami akhirnya sampai di Labuan Bajo (menunggu pagi, karena larut malam dan semua penginapan tutup, kami tidur di Masjid).


(Keyword Rute : Purabaya - Ketapang - Gilimanuk - Ubung - Padangbai - Lembar - Khayangan - Pototano - Sumbawa Besar - Bima - Sape - Labuan Bajo / Total Waktu : +- 42 jam)


Labuan Bajo



#Hari 1 : Pulau Padar - Pink Beach - Overnight near by Kampung Komodo

Selamat pagi Pulau Komodoooooo! Nggak  kebayang betapa senangnya saya akhirnya sampai di tanah Flores. Pagi-pagi sekali kami berkeliling mencari informasi boat sampai akhirnya menemukan yang paling oke. Setelah siap dengan segala keperluan, kami berangkat dari dermaga. Bersama kapten kapal, Pak Gogo dan asistennya Bang Ari kami siap mengelilingi Taman Nasional Komodo.

Kapal baru berjalan kira-kira 500 meter, saya sudah dibuat speechless. 2 jam perjalanan menuju Pulau Padar. Rasanya seperti sedang bersandar ditepi pulau pribadi. Tenang dan indah. Airnya jernih dan pasirnya berwarna pink. 

Pulau Padar siang itu jadi pulau pribadi kami.
Pulau Padar
Koral ini ternyata biangnya, yang bikin pasri jadi pink.


"Yuk kalau sudah puas disini, kita lanjut. Masih ada banyak pulau yang bagus", kata Pak Gogo. Naik ke atas kapal, ternyata kami tidak langsung berangkat. Ada makan siang perdana diatas kapal. Percayalah, apapun makanannya kalau diatas kapal dengan pemandangan seperti itu pasti lahap. Istimewa.


Dari Pulau Padar, kami lanjut ke Pink Beach, surganya underwater  disini. Point interest-nya adalah berbagai jenis ikan yang ada disini belum pernah saya lihat ditempat lain. Ikannya aneh-aneh (cuma berhasil dapat video saja). Koralnya, meskipun tidak se-colourful Pulau Menjangan, tapi tidak kalah cantik. Hingga hampir sunset kami menikmati Pink Beach yang menawan.

Merapat ke destinasi kedua : Pink Beach.









Bahagia itu hmm.... 

Takjub terlalu cepat dihari pertama. Tidak berlebihan ternyata saya memimpikan trip kesini. Ini surga. Bukan, gladi bersih sebelum masuk surga beneran, amiiiiin. Boleh saya lanjutkan? Iya, masih hari pertama. Kami lanjut menuju kawasan pulau utama, Pulau Komodo untuk bermalam di tepi Kampung Komodo (tidur di kapal itu menyenangkan). 


#Hari 2 : Komodo Island (Loh Liang) - Manta Point - Gili Lawa - Overnight Gili Lawa

Kebahagiaan saya masih berlanjut. Hari ini saya dan temen-teman bertemu dengan icon pulau ini, Sang Komodo Dragon. Bangun pagi ini jauh berbeda dengan pagi biasanya. Saat saya buka mata,  saya nggak  lihat tembok, yag dilihat laut lepas lengkap sama pembandangan pulau-pulau kecil dan sunrise. Ah, nggak  tau lagi harus ngomong  apa. Awesome? Indeed. Semakin asik lagi dengan sarapan pagi yang sudah disiapkan Bang Ari. Terima kasih, Bang Ari.

Ladies and Gentleman, welcome to Loh Liang - Komodo National Park. Ada lebih dari 2.000 ekor Komodo di Pulau ini. Sebenarnya, Komodo hidup di 4 pulau di kawasan Taman Nasional, yang paling terkenal adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Dibandingkan yang ada di pulau lain, Komodo di  Pulau Rinca relatif berukuran kecil tetapi paling ganas dan gesit. Sedangkan di Pulau Komodo (Loh Liang) ukuran Komodo lebih besar tapi lamban. Komodo dibiarkan hidup liar dan mencari makanannya sendiri disini. Babi hutan, ayam hutan, rusa, dan lain sebagainya merupakan fauna yang hidup berdampingan dengan komodo. Karena Komodo adalah binatang buas, setiap wisatawan wajib didampingi ranger.

Dari dermaga Pulau Komodo


The Komodo Dragon, umurnya kira-kira 50 tahun.


Kami berlima + ranger.
Oke, mari move on dari Pulau Komodo dan menuju Gili Lawa. Mampir sebentar di Manta Point (habitat ikan Pari berukuran sangat besar). Kami beruntung bisa melihat 2 ekor Manta saat itu. Umumnya, Manta banyak terlihat pada saat musim hujan. Setelah mndapatkan cukup rekaman video, kami lanjut ke destinasi berikutnya, Gili Lawa. Konon ceritanya, terdapat banyaaaak sekali lawa (kelelawar), tapi sekarang sudah jarang lawa yang bersarang disana. Gili Lawa menawarkan panorama yang sangat indah diatas dan dibawah laut. Kami naik ke atas bukit menanjak sekitar 20-30 menit hingga sampai di puncak.

Saya ingat, setahun lalu saya pernah membuat proposal perjalanan ke Flores untuk dipresentasikan kepada beberapa klien. Karena saya tidak punya dokumentasi probadi, saya ambil beberapa foto dari google. Ternyata foto favorit  yang saya jadikan halaman depan presentasi saya waktu itu adalah Gili Lawa, dan saat ini saya berdiri dengan mata kepala saya sendiri menyaksikan keindahannya. Awesome. Pau Nai Daku, Flores. Saya benar-benar jatuh cinta pada pulau ini.

otherside
Istimewa saat senja.

Puas dengan bukitnya, saya kemudian menikmati bawah lautnya. Karaktersitiknya hampir sama dengan dipulau-pulau lain disini, sangat menyenangkan. Kami menghabiskan malam ini di kapal, menuju pagi.

#Hari 3 : Kanawa Island - Bidadari Island - Labuan Bajo

Hari terakhir sailing Komodo. Saya masih menantikan kejutan-kejutan cantik disini. Hari ini kami mengunjungi Pulau Kanawa yang kini menjadi sebuah resort milik warga Italia. Dalam perjalanan, Pak Gogo bercerita, sudah banyak sekali kawasan di Labuan Bajo (termasuk TN Komodo) yang telah menjadi milik orang asing. Tidak dibeli, hanya dikontrak selama 75 tahun dan kemudian perpanjangan selama 75 tahun, begitu seterusnya. Agak sedih. Indonesia punya kita, tapi mereka tahu potensinya lebih cepat, mereka memanfaatkannya lebih cermat, kita justru sering terlambat. Kenawa memang punya view underwater yang indah. Resort-nya juga oke. Sayang sekali, jika tidak menginap di resort, kapal tidak boleh berlabuh ke dermaga, jadi saya harus berenang untuk sampai ke pulau.





Pulau Bidadari jadi pulau terakhir kami di TN Komodo, puas-puas deh snorkling-nya. Sama sekali tidak terasa ternyata kami sudah melewati 3 hari berkeliling disini. Berlama-lama di Pulau Bidadari, saya sepertinya tidak ingin mengakhiri trip ini.

(sampai nggak sadar kameranya kotor. hiks)






"Pak, saya nggak  mau pulang", pesan saya ke Pak Gogo saat kapal sudah harus jalan untuk kembali lagi ke Labuan Bajo. Padahal sudah 3 hari dan 2 malam di kapal, putar banyak pulau dan masih merasa kurang. Hehehe. Sebelum pulang, Pak Gogo dan Bang Ari masak makan siang spesial untuk kami. Berat hati, tapi memang tidak ada perjalanan yang tidak berakhir.


Kami berlima + Pak Gogo dan Bang Ari. Terima kasih banyak!

Tips :
Labuhan Bajo sangat terik saat cuaca cerah, bawalah sunblock atau semacamnya agar kulit tidak terbakar (jadi cokelat sih sudah pasti). Jika mabuk laut, sediakan antimo atau obat sejenisnya karena ombak cukup besar.
Kamera anti air adalah yang paling cocok dibawa untuk trip ini karena beberapa pulau kapal tidak bisa bersandar (harus berenang ketepian). Bawalah lebih dari 1 memory card. Percayalah, tidak akan cukup hanya dengan persediaan memory 16gb.

Closing Labuan Bajo ...


Setelah mendarat kembali di Labuan Bajo, kami menghabiskan waktu disalah satu resto favorit disini. Sengaja kami bertemu dengan Guru kami disini, Pak Agus Puka. Menikmati sunset sembari saling bercerita tentang perjalanan kami yang mengesankan. Malam hari sebelum kami semua saling berpisah dan melanjutkan perjalanan masing-masing, Pak Agus mengajak kami makan malam di Kampung Kuliner. Lokasinya tepat di depan dermaga sandar ferry. Seafood kesukaan kami semakin istimewa karena ditraktir Pak Agus dalam rangka merayakan hari ulang tahunnya yang baru saja lewat.


Para para .. paradise





Selamat ulang tahun, Pak Agus!

"Pulanglah dan ceritakan keindahan tempat ini ke teman-temanmu" 
- Pak Agus Puka-


(masih ada perjalanan ke Desa Waerebo dan Kelimutu di Part II ....)

ESTIMASI BUDGET

You May Also Like

74 comments

  1. Nice....dont know u can write ��
    Kapan yah bisa kesana ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  2. ciyee,, sekarang jalan-jalan terus,, kapan nie ngajak2.. hehehe

    ReplyDelete
  3. I think we were hidden away from the bustle of Indonesia, but I just realized, we're just a little shy to show up how beautiful we are. And I'm freaking love East Nusa Tenggara (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree .. If Flores is a guy, I'll marry him anyway. LOL :p

      Delete
  4. nice places....love it,,,really love it. But ...unfortunately I'm afraid of water,, and worse,, there was no money...ahaaaay...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bang bing bung yuk kita nabung, .. Hehehe. Bisa bisa, pasti bisa mbak. Ayo mbak latihan renang dulu di kali.

      Delete
  5. pinter bangeeeeet ya bikin orang orang envy huh huh!!!
    oiyaaa buat tulisannyaaaa, istimewa deh kalo buat pemula haha.
    lanjutkaaaan kakaaak.
    "pulanglah dan ceritakan keindahan tempat yang lain ke teman temanmu"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi makasi, ditunggu trip barengnya ya.

      Delete
  6. Mengesankan sekali pasti karena semakin ke timur, Indonesia semakin indah! :)

    Btw, sekadar klarifikasi saja kalau pulau yang ada di flores yang dikelola orang Italia itu namanya Pulau Kanawa, kalau Pulau Kenawa itu ada di Sumbawa Barat :)

    ReplyDelete
  7. waaahhh indah banget! brapa total biaya ke sana ya?bisa di share? makasihh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mbak, salam kenal ya .. boleh dong, ada alamat email? nanti aku kirim estimasi biayanya ya.

      Delete
  8. tulisan nya bikin envy deh,, jadi be'em kan,, :( mauu dong klo boleh share total biaya nya berapa,, pleaseeee,,, :D thanks before yaa,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. rio6659@gmail.com itu email saya,, pls info yaa,, thanks before,, :)

      Delete
  9. Travelling isn't a lifestyle, it's a necessity,, :)

    ReplyDelete
  10. waaaaahhh kereen... butuh berapa hari mba buat trip itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. makin lama makin baik sih hehe, saya disana 10 hari mbak :)

      Delete
  11. Halo salam kenal Sist,, Boleh gak minta info ttg estimasi biaya trip flores ini?? klo boleh bisa dibagi ke imel karuniasih.ui@gmail.com dong.hehe Makasih dulu lhoo.. :)

    ReplyDelete
  12. Halo mba! wihh keren bgt tripnya!!! emang niat awal mbanya mau trip sendiri? kemarin saya sempet liat-liat ig mba gemilang eh pas lagi servhing foto-foto gili lawa ketemu url blog ini. kayanya mau mengikuti jejak mbanya deh, saya mau tau estimasi biayanya boleh mba? bisa kirim ke diah.oren@gmail,com , ditunggu loh mba emailnya hehee terimakasih banyak dan salam kenal mba :)

    ReplyDelete
  13. hallo. boleh tau ga buat LOB nya itu kena brp 3 hari2mlm? trus boleh minta kontaknya ? thanks alot ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, kontaknya kehapus. cuma ingat nama pemilik kapalnya Pak Gogo di pelabuhan labuhan bajonya.

      Delete
  14. Halo mbak. Bisa di share itin, biaya sama kontak kapalnya. edi.mkp@gmail.com
    Makasi. Gbu

    ReplyDelete
  15. Halo kak,bisa share itin dan contact personnya? frendy.dodol@yahoo.com tq u ya kak

    ReplyDelete
  16. hallooo kak slm kenal...
    aq blh mnta estimasi biayanya gk kak? soalnya ada rencana mw kesana
    kl blh kirim ke halloowiwin@gmail.com
    mksh sblmnya 😊

    ReplyDelete
  17. Halo kak, seru banget baca ceritanya ttg flores. Kebetulan sekali saya mau ksana dalam waktu dekat. Saya boleh minta itenary sm budget selama dsana ga kak? Klo boleh ini email saya, rimaharyati@gmail.com. makasih ya kak

    ReplyDelete
  18. Boleh info harga dan kontaknya mba ke
    Sharra.aulya@gmail.com
    September thn ini sy ada rencana kesa a
    Tks
    Yaa

    ReplyDelete
  19. Teman2... kalo ada yang mau ke Flores aku ikut dong... Rencana 31 Juli 2015 Start dari jogja... alamat emailku: winarnomaju@yahoo.com atau winarnofnu@gmail.com.... Siapa tau ada yang bisa bareng... Maturnuwun

    ReplyDelete
  20. Boleh info harga dan kontak LOB nya kak,, ?
    di yuanady27@gmail.com
    thx be4

    ReplyDelete
    Replies
    1. kontak lob-nya ilang kehapus :(

      estimasi budgetnya udah saya email yah. thanks.

      Delete
  21. mba info untuk pemilik kapal krn aq mau kesnaa july tgl 19 2015 jd butuh info thx before loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba anna, minta maaf.. kontak lob-nya kehapuss.. coba nanti di pelabuhan cari yg namanya pak gogo ya mbak..

      Delete
  22. Halo mba, salam kenal, seru banget baca ceritanya ttg trip yg satu ini. Kebetulan sekali saya mau ksana dalam waktu dekat. Saya boleh minta itenary sm budget selama dsana? Klo boleh ini email saya, ydarwanto413@gmail.com. makasih mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, udah saya email estimasi budgetnya yaah.. itinerary bisa dibaca di blog. thanks

      Delete
  23. Halo mba salam kenal :) boleh minta rincian biaya trip floresnya gak? ke inayahsy@yahoo.com makasih banyak yaaa

    ReplyDelete
  24. Halo ka salam kenal ya, boleh saya minta rincian estimasi budgetnya? Kirim ke sni yaa rezkyap59@gmail.com, makasih sblumnya...

    ReplyDelete
  25. Hi salam kenal sis 😊 setelah nyari referensi kesana kemari akhirnya nemu blog km... seru banget sepertinyaa 😄 mohon infoin donk budget ngetrip ala km, dr start sampai finish... heheee... bulan dpn aku jg berencana ke flores dan pengen backpackeran kya km tp startnya dr bali. Di tunggu sharing dr km di email aku firta_irjayanti@yahoo.com.... thank U before yaaaaa 😘😘😊

    ReplyDelete
  26. Wiiih..keren sekali Mbak cerita dan foto-fotonya. boleh share estimasi biaya termasuk sewa kapal untuk LOB? Jika berkenan ini email saya, dwicahyoakbar@gmail.com
    Terimakasih sebelum dan sesudahnya. :)

    ReplyDelete
  27. Hallo mbak. Share estimasi biaya dan contact kapal nya dong ariiwiranataa@yahoo.com thank you

    ReplyDelete
  28. Alamat email saya brilliantpresley@gmail.com , minta rincian biaya sis 😊

    ReplyDelete
  29. Hai kak salam kenal aku minta cp nya pak agus sama rincian biayay ya kesini megadewantisaputri2@gmail.com.

    Makasiii

    ReplyDelete
  30. Hai kak salam kenal aku minta cp nya pak agus sama rincian biayay ya kesini megadewantisaputri2@gmail.com.

    Makasiii

    ReplyDelete
  31. Halo mbak, salam kenal. Rencananya saya kan ke Flores overland dari Jakarta natalan ini. Boleh minta rincian budgetnya? Tolong di kirim ke rizkiamaliabatubara@gmail.com ya. Makasih mbak.

    ReplyDelete
  32. halo, saya ada rencana juga kesana, boleh dong minta inten , kontak supir, kapal dan estimasi keseluruhann biayanya. thank you
    richardbatu@gmail.com

    boleh minta akun instagrammnya juga gk ? :D

    di tggu yaaa :)

    ReplyDelete
  33. Maaf nggak bisa reply satu-satu. Estimasi budget langsung dikirim via email ya teman-teman.

    Thankyou for visit ;)

    ReplyDelete
  34. haloo mba . minta estimasi budgetnya dong mau kesana juga hehehe
    Rhiorefra7@gmail.com

    ReplyDelete
  35. kak boleh share biaya ke email saya hehehehe..biar bisa estimasi hehehe...earthraffi@yahoo.co.id

    ReplyDelete
  36. sama part flores II nya ya kak hehehehe....

    ReplyDelete
  37. Mba, bole minta rincian budget ga? Hehe. Share ke emailku ya dapitaloka21@gmail.com

    ReplyDelete
  38. Mba boleh minta rincian budgetnya gak ya? Saya sedang menyusun trip ke pulau padar juga. Makasih..
    adiwena.tik@gmail.com

    ReplyDelete
  39. Mba bisa tau budget Live on Board 3 hari disana berapa ya?
    bisa email ke
    cenilhippie@gmail.com
    terimakasih :)

    ReplyDelete
  40. Wahh mba bisa kirim rincian biayanya mba ke zulfaladiz@yahoo.co.id rencana akhir january mau kesana, thx youu

    ReplyDelete
  41. Hai salam kenal

    Baca tulisannya jadi ga sabaran pengen kesana

    Anyway aku ada rencana tahun ini mau explore komodo bisa dong bagi bagi itinerarynya ke email aku adelaide.sdlg@gmail.com

    thanks

    Eska

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek postingan saya soal budget ya :

      http://gemilangroberto.blogspot.co.id/2016/05/budget-flores-dan-waerebo.html

      Delete
  42. Haloo mbaa, salam kenal,
    boleh minta rincian budget dan contact kapal nya ke hendro14@gmail.com ?? Makasih sebelumnyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek postingan saya soal budget ya :

      http://gemilangroberto.blogspot.co.id/2016/05/budget-flores-dan-waerebo.html

      Delete
  43. Aaaaaah bikin mupeng aseli!! Mau minta rincian share costnya dong mbaa cantik.. saritriwardani@gmail.com .. Makasih yaaa :D #salamkenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek postingan saya soal budget ya :

      http://gemilangroberto.blogspot.co.id/2016/05/budget-flores-dan-waerebo.html

      Delete
  44. Halo mba Gemilang, salam kenal Rian dari sumatra.
    Insya Allah, Juli ini saya sailing dan overland flores. Sangat membutuhkan banyak informasi dan data untuk dikumpulkan agar mempermudah trip saya nantinya.
    Mohon bantuan email itinerary dan estimasi biaya ke rianikra@gmail.com . Terima kasih mba :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek postingan saya soal budget ya :

      http://gemilangroberto.blogspot.co.id/2016/05/budget-flores-dan-waerebo.html

      Delete
  45. Doain saya bisa kesana secepatnya ya kak :")

    ReplyDelete